JAKARTA, 20 APRIL 2026 – Dalam rangka menyambut musim Haji tahun 1447 H/2026 M, dan memastikan pelayanan kepada Jamaah Haji dapat terlaksana dengan baik, PT Integrasi Aviasi Solusi (IAS) bersama anak anak perusahaan antara lain Gapura Angkasa, IAS Support dan Angkasa Pura Support, meresmikan beroperasinya Posko Gabungan Pelayanan bagi Jamaah Haji tahun 2026 di semua embarkasi pemberangkatan di seluruh Indonesia.
Direktur Utama PT Integrasi Aviasi Solusi (IAS) Budi Setyawan Wijaya dalam sambutannya saat peresmian beroperasinya Posko Gabungan, menekankan pentingnya keberadaan posko gabungan ini guna mempermudah pelayanan bagi jamaah haji di seluruh embarkasi haji di tanah air agar setiap jamaah dapat mersasakan kenyamanan dan ketenangan hingga dapat fikus menjalankan ibadah di tanah suci.
Selain itu, Direktur Utama IAS juga meminta setiap personil yang bertugas dapagt menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh disiplin dan bekerjasama dengan baik serta memanfaatkan semua platform yang tersedia sebaik mungkin.
“Manfaatkan semua platform yang ada termasuk instrument digital agar semua proses dapat dimonitor dan dievaluasi secara realtime,” ujarnya.
Sebelumnya, Direktur Operasi IAS Danny Thaharsyah memaparkan pada musim haji tahun 2026 ini, akan ada penambahan embarkasi haji sebanyak satu embarkasi di Bandara Yogyakarta Internasional Airport di Kulonprogo Yogyakarta dan dua feeder (pengumpan).
“Dapat kami sampaikan, tahun ini aka nada penambahan satu embarkasi baru yaitu Embarkasi YIA (Yogyakarta Internasional Airport) dan dua feeder yaitu Feeder Pangkal Pinang di Propinsi Bangke Belitung dan Feeder Bandar Lampung di Propinsi Lampung,” jelas Danny.
Direktur Operasi IAS juga menambahkan, tahun ini, IAS akan melibatkan ratusan personel musimam yang direkrut dari warga lokal guna membantu kelancaran pelaksanaan pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji dari dan menuju tanah suci serta sebaliknya.
Sementara itu, terkait jumlah jamaah calon haji yang akan diberangkatkan dan dipulangkan dari tanah air menuju Arab Saudi tahun 2026 ini akan dilayani oleh maskapai penerbangan Garuda Indonesia (GIA) dan Maskapai milik Kerajaan Saudi Arabia (Saudi Airline/SAV) serta akan diterbangkan dengan 640 Flight dalam periode 21 April 2026 hingga 1 Juli 2026 yang akan datang.
“Akan ada 640 penerbangan yang akan beroperasi selama proses pemberangkatan dan pemulangan jamaah dalam periode 21 April hingga 1 Juli 2026 yang akan datang,” tambahnya.
Pada musim haji 2025 ini, operasional layanan haji menjadi prioritas nasional, dan InJourney Aviation Services memegang peran penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan ibadah haji tersebut. Berbagai langkah peningkatan layanan dilakukan guna memastikan kenyamanan, keselamatan, dan ketepatan waktu keberangkatan dan kepulangan para jemaah dari berbagai bandara embarkasi di Tanah Air.
Direktur Utama IAS, Budi Setyawan Wijaya menyampaikan bahwa IAS telah melakukan sejumlah pembenahan dan persiapan intensif. “Seiring dengan peningkatan jumlah kuota jamaah haji tahun ini, IAS telah menyiapkan berbagai langkah strategis, termasuk optimalisasi layanan ground handling, peningkatan kapasitas operasional di bandara embarkasi dan debarkasi, serta kolaborasi erat dengan maskapai nasional dan internasional penyelenggaraan penerbangan haji”, ucapnya.
“Kami berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi seluruh jemaah haji. Melalui peningkatan fasilitas, pelatihan petugas, dan koordinasi lintas instansi, kami ingin memastikan setiap fase perjalanan jemaah berjalan lancar dan aman”, tutupnya.
Dijadwalkan, seluruh jajaran Direksi IAS juga akan turun langsung untuk mengunjungi posko Haji di beberapa kota mulai dari fase keberangkatan hingga fase kepulangan untuk memastikan layanan untuk setiap jemaah haji, termasuk yang lanjut usia, dapat menjalani perjalanan mereka dengan nyaman dan aman.
Contact Person: Cindy Juwita (Corporate Communication & Stakeholder Division Head)
Email : corcomm@ias.id
Tentang InJourney Aviation Services
PT Integrasi Aviasi Solusi atau InJourney Aviation Services (IAS) merupakan sub holding dari PT Aviasi Pariwisata Indonesia atau InJourney. InJourney Aviation Services yang resmi dibentuk pada 4 Januari 2024 merupakan konsolidasi sembilan anak usaha dibawah AP 1, APII dan Garuda yang akan fokus pada seluruh kegiatan yang berkaitan dengan layanan bandara and kargo. 5 portfolio bisnis utama IAS yaitu: Cargo & Logistics, Ground Handling, Hospitality, Operations Support, dan Property dengan memberikan 15 layanan penerbangan dan logistik yang kompeten dan kompetitif. Visi IAS menjadi penyedia jasa layanan aviasi dan logistik & kargo yang profesional dan kompeten di Indonesia dan regional.



