Petugas AVSEC IAS Gagalkan Dugaan Pengiriman Narkotika di Terminal Kargo Bandara Tanjung Pinang

TANJUNG PINANG 14 April 2026 — Petugas Aviation Security (AVSEC) dari InJourney Aviation Services (IAS) berhasil menggagalkan upaya pengiriman barang yang diduga mengandung narkotika jenis sabu melalui Terminal Kargo Bandara Tanjung Pinang (TNJ) yang rencananya akan dikirimkan ke Bandara Soekarno Hatta Jakarta pada pada Selasa (14/4).

Kejadian bermula pada pukul 09.40 WIB saat petugas AVSEC bersama Bea Cukai melaksanakan pemeriksaan rutin terhadap barang kiriman kargo. Pada pukul 09.55 WIB, petugas X-ray mencurigai satu koli barang yang tercatat sebagai pengiriman makanan (PTI).

Menindaklanjuti kecurigaan tersebut, pada pukul 09.56 WIB dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan ditemukan indikasi adanya bubuk kristal berwarna putih di dalam paket. Petugas AVSEC kemudian melakukan pemeriksaan manual pada pukul 09.57 WIB.

Hasil pemeriksaan manual pada pukul 09.59 WIB semakin menguatkan dugaan bahwa barang tersebut merupakan narkotika jenis sabu atau kristal putih. Selanjutnya, pada pukul 10.00 WIB, tim IAS segera melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait, antara lain Bea Cukai, Lanud Raja Haji Fisabilillah (RHF), Kepolisian Sektor setempat, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta stakeholder terkait lainnya.

Barang bukti seberat 691 gram tersebut kemudian diserahkan kepada pihak Bea Cukai untuk penanganan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Direktur Utama IAS, Budi Setyawan Wijaya, mengapresiasi keberhasilan petugas Cargo IAS di Stasion Raja Haji Fisabilillah yang berhasil menggagalkan pengiriman barang terlarang tersebut menggunakan cargo bandara.

“Kami atas nama Direksi dan seluruh jajaran IAS menyampaikan apresiasi kepada petugas di stasion yang berhasil menggagalkan upaya pengiriman barang terlarang, ini adalah bentuk kewaspadaan dan bentuk sumbangsih kami kepada pemerintah dan aparat guna memberantas penyalahgunaan narkoba di wilayah Indonesia.”

Keberhasilan ini merupakan wujud komitmen InJourney Aviation Services dalam menjaga keamanan dan keselamatan operasional penerbangan, khususnya dalam mencegah peredaran barang terlarang melalui jalur transportasi udara.

IAS akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan standar keamanan penerbangan tetap terjaga dan mendukung upaya pemberantasan narkotika di Indonesia. ***

Contact Person: Cindy Juwita (Corporate Communication & Stakeholder Division Head)

Email : corcomm@ias.id

Tentang InJourney Aviation Services

PT Integrasi Aviasi Solusi atau InJourney Aviation Services (IAS) merupakan sub holding dari PT Aviasi Pariwisata Indonesia atau InJourney. InJourney Aviation Services yang resmi dibentuk pada 4 Januari 2024 merupakan konsolidasi sembilan anak usaha dibawah AP 1, APII dan Garuda yang akan fokus pada seluruh kegiatan yang berkaitan dengan layanan bandara and kargo. 5 portfolio bisnis utama IAS yaitu: Cargo & Logistics, Ground Handling, Hospitality, Operations Support, dan Property dengan memberikan 15 layanan penerbangan dan logistik yang kompeten dan kompetitif. Visi IAS menjadi penyedia jasa layanan aviasi dan logistik & kargo yang profesional dan kompeten di Indonesia dan regional.

Share:

More Posts

en_US